Prancis Ingatkan RI untuk Siapkan SDM Hadapi Industri 4.0

Populer Berita – Prancis Ingatkan RI untuk Siapkan SDM Hadapi Industri 4.0Prancis telah menyarankan Indonesia untuk memastikan para tenaga kerja siap menghadapi era digital sebelum memasuki fase industri 4.0. Rachid Boulaouine Sebagai Direktur Pelaksana Business France Indonesia. Menuturkan Selain masyarakat dituntut untuk harus selalu inovatif dan melek teknologi, sumber daya manusia Indonesia. Juga harus terbuka dengan perubahan yang begitu cepat.
Prancis Ingatkan Indonesia Siapkan SDM Unggul

Direktur Pelaksana Business France Indonesia. Rachid Boulaouine asal Prancis menyarankan Indonesia untuk memastikan para tenaga kerja siap menghadapi era digital sebelum memasuki fase industri 4.0. Selain dituntut untuk harus selalu inovatif dan melek teknologi. Sumber daya manusia Indonesia juga harus terbuka dengan perubahan yang begitu cepat.

Boulaouine menyatakan telah banyak perusahaan Indonesia termasuk perusahaan rintisan. Yang berfokus pada teknologi, namun manajemen dan budaya perusahaan masih berbasis pada cara tradisional.

“Bahkan para karyawannya tidak terbuka dengan digitalisasi. Jika keadaannya seperti itu semua akan sulit untuk memasuki industri 4.0. Meski perusahaan-perusahaan itu membeli teknologi canggih,” Ucap Boulaouine di Jakarta, Selasa (10/12).

Pernyataan itu diutarakan dalam forum diskusi bertema The Development Strategies for Making the Future of Industry in Indonesia.

Prancis Ingatkan RI untuk Siapkan SDM Hadapi Industri

Boulaouine memaparkan Prancis menawarkan kemitraan kepada Indonesia. untuk membangun strategi bersama demi menyukseskan era industri 4.0 di Tanah Air.

Boulaouine mengatakan Prancis tak hanya menjual teknologi saja, tapi juga turut mempromosikan kemitraan jangka panjang agar pertukaran teknologi tersebut mampu secara efektif dimanfaatkan demi kemajuan industri 4.0 Indonesia.

“Karena teknologi memerlukan adaptasi, pengertian, dan persiapan. Oleh Karena itu kami ingin kemitraan yang kami tawarkan ke depan bisa mencakup pertukaran data yang baik dan informasi antar-pemangku kepentingan di sektor industri Indonesia-Prancis,” kata Boulaouine.

Sektor industri Indonesia mencakup 20 persen total GDP. Meski begitu, pemerintah masih menghadapi banyak tantangan demi memaksimalkan sektor Industri Indonesia, seperti produktivitas rendah dan rasa ketergantungan terhadap bahan material impor.

Sementara itu, Pemerintahan Presiden Jokowi telah meluncurkan kebijakan industri baru yakni “Making Indonesia 4.0” pada 2018 lalu.

Lima sektor yang dibidik pemerintah untuk bisa segera masuk ke era 4.0 adalah industri makanan, tekstil, otomotif, elektronik, dan bahan kimia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons