Hari Nyamuk Sedunia Ingatkan Bahaya Nyamuk

Populer Berita – Hari Nyamuk Sedunia, Lebih dari 120 tahun lalu penemuan penting terjadi pada tanggal 20 Agustus 1987. Seorang dokter asal Inggris yakni Sir Ronald Ross berhasil menemukan bahwa nyamuk betina menularkan malaria kepada manusia. Penemuan bersejarah ini lalu diperingati sebagai Hari Nyamuk Sedunia setiap tahunnya.

Penemuan Ross ini sangat-sangat bernilai, karena pada masa itu tidaak ada yang tahu bahwa nyamuk mampu menjadi perantara penularan penyakit malaria. Padahal saat itu penyakit yang dibawa oleh nyamuk yakni Malaria justru menjadi pembunuh utama di negara tropis yang beriklim sedang.

Dua puluh tahun sebelum penemuan Ross. Dokter yang berasal dari Inggris yaitu Patrick Manson sempat menemukan bahwa spesies nyamuk Culex dapat membawa cacing gelang filaria ke manusia. Manson dan sejumlah peneliti lainnya lantas beralih fokus pada penyakit malaria.

Peringatan Hari Nyamuk Sedunia

Pada tahun 1894 Manson meminta Ross untuk ikut meneliti malaria. Setelah bertahun-tahun melakukan penelitian tanpa hasil akhirnya Ross mampu membuktikan bahwa nyamuk anopheles betina merupakan vektor atau perantara penyakit malaria. Ross mengatakan hari penemuan ini sebagai Hari Nyamuk.

penyakit malaria

Nyamuk anopheles betina masuk dalam kategori hewan yang paling mematikan di dunia. Data terbaru dari Malaria No More menunjukkan sudah sekitar 435 ribu orang meninggal karena malaria pada tahun 2017. Serta 219 juta kasus malaria masih terjadi di seluruh belahan dunia setiap tahunnya.

Malaria ditemukan di lebih dari 100 negara, terutama di daerah tropis, termasuk Indonesia. Sekitar 70 persen dari ‘beban’ malaria di dunia terkonsentrasi di 11 negara, 10 negara ada di benua Afrika dan India.

Kini, Hari Nyamuk Sedunia ini diperingati untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk seperti malaria, zika, dan demam berdarah dengue.

Penyakit yang ditularkan oleh nyamuk ini sebenarnya merupakan penyakit yang dapat dicegah dengan meningkatkan kewaspadaan.

Pencegahan penularan penyakit akibat nyamuk ini dapat dicegah dengan menghindari gigitan nyamuk, mengendalikan populasi nyamuk, dan menjaga kebersihan lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons