Tape Serupa Walkman Lahir Kembali

Populer Berita – Penjualan kaset Tape Serupa Walkman mengalami peningkatan yakni naik menjadi 19 persen pada tahun 2018 dari tahun sebelumnya. Melihat kesempatan ini maka muncul proyek yang bernama Kickstarter yang mencoba memberi alternatif pemutar musik sejenis Walkman yang bisa terhubungkan dengan bluetooth. Pemutar kaset tersbeut dibuat oleh Nimn Lab dan sudah dilabeli dengan merek It’s OK.

Dengan di sambungan dengan Bluetooth perangkat ini bisa dipasangkan dengan headset atau speaker bluetooth. Alat pemutar musik inipun bahkan masih menggunakan baterai AA seperti dahulu yang digunakan oleh Walkman. Pemutar musik ini tentunya masih menyediakan port headphone 3,5 mm. Jadi bagi para pengguna yang tidak punya perangkat bluetooth Anda dapat kembali ke masa-masa romantis pada tahun 80 dan 90an dengan earphone atau headset.

Tape Serupa Walkman Mulai Diminati Kembali

Proyek yang yang di kerjakan yakni Kickstarter memang kerap terkendala dengan kampanye pendanaan. Tidak jarang kurangnya dana membuat proyek tersebut macet dan dana harus dikembalikan ke pemberi dana. Namun Ninm sebelumnya sudah berhasil menangani proyek teknologi retro lainnya.

tape walkman

“Walkman” It’s OK dijual sekitar Rp 1juta (US$75). Tersedia dalam warna pink, putih, atau biru. Warna biru dari It’s OK ini sendiri sangat mirip dengan Sony Walkman tipe TPS-L2. Produk ini diperkirakan bakal sampai di tangan para pemberi donasi Desember nanti.

It’s OK juga akan menyertakan kaset kosong yang berdurasikan 60 detik dalam paket pemutar musik portabel yang mereka jual. Dengan asumsi tidak banyak orang yang masih memiliki kaset pada tahun 2019 ini.

Memutar lagu-lagu dari kaset tape belakangan kembali mulai populer dengan adanya acara Cassette Store Day. Acara ini hadir pada tahun 1993 yang didukung oleh sebuah grup berbasis di Inggris. Acara tersebut dibuat untuk merayakan penggunaannya kembali kaset. Berawal dari Inggris Cassette Store Day lantas menyebar ke berbagai negara lain di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Akibat populernya acara ini beberapa band merilis kembali album mereka ke dalam bentukan kaset. Pada tahun 2013 lalu, lebih dari 50 kaset tape kembali dirilis di acara tersebut. Lalu pada tahun 2015 lebih dari 100 kaset sudah meluncur. Bahkan pada tahun lalu yakni 2018 sudah sebanyak 18.500 kaset terjual pada paruh pertama 2018.

Trend tersebut telah mengikuti trend memutar lagu dalam bentuk vinyl. Pemutar vinyl sendiri sudah dimeriahkan lewat acara Record Store Day yang menjadi inspirasi dari Cassette Store Day.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons