Tips Traveling Agar Tidak Sakit ke Luar Negeri

Populer BeritaTips Traveling, Saat Keluar Negeri dan berlibur banyak sekali yang harus di persiapkan yang paling penting itu selalu menjaga kesehatan. Anda pastinya tidak ingin sakit saat Traveling di negeri orang bukan? Ini dia cara menjaga kesehatan di luar negeri.

liburan akan cepat berubah menjadi cobaan ketika penyakit menyerang. Oleh karenanya, ada tiga tahapan pencegahan yang bisa kamu lakukan.

Meski jarang terjadi penyakit serius, mereka yang sakit biasanya adalah yang tidak siap. Tidak sampai 20 persen wisatawan yang keluar negeri mencari konsultasi medis sebelum pergi.

Sebelum Pergi Traveling

1. Jadwalkan ulang ke dokter jika Anda benar-benar sakit. Jika Anda sakit serius sebelum perjalanan, akan lebih bijaksana untuk menjadwal ulang.

2. Bagi para penumpang pesawat yang berpotensi muntah atau diare berulang, demam lebih dari 37 derajat celcius, memiliki ruam kulit dan perdarahan tanpa cedera untuk menghindari penerbangan. Carilah pertolongan medis karena bisa menandakan penyakit yang serius.

3. Pertimbangkan memiliki asuransi perjalanan. Belilah asuransi perjalanan untuk menghindari tagihan berlebihan. Jika asuransi kesehatan Anda tidak mencakup perawatan di luar negeri, asuransi dalam perjalanan akan menanggungnya dan ada kasus yang menyebut asuransi akan mengembalikan Anda ke negara asal untuk perawatan.

4. Beri tahu kedutaan besar. Jika Anda mendaftar, maka akan dengan mudah dapat diidentifikasi jika terjadi keadaan darurat dan dapat menghubungi keluarga di rumah.

5. Imunisasi jika dirasa perlu. Beberapa negara di Afrika dan Amerika Selatan mengharuskan wisatawan mendapatkan vaksin demam kuning atau obat pencegah malaria setidaknya tujuh hingga 10 hari sebelum mereka pergi.

Agar Tidak Sakit ke Luar Negeri

Tips Traveling Saat Berada di Tempat Tujuan

6. Ketahui apa saja yang harus anda dihindari. Bacalah petunjuk yang direkomendasikan di negara tujuan dan yang harus dihindari, seperti minum air keran, makan makanan yang tidak dimasak atau berjalan tanpa alas kaki.

Diare adalah penyakit yang paling umum diderita wisatawan di luar negeri. Bentuk keracunan makanan ini dapat berlangsung hingga seminggu tanpa pengobatan, jadi berhati-hatilah saat makan meski terlihat lezat.

7. Tetap selalu perhatikan menjaga keamanan. Beberapa negara memiliki jam malam, ada yang tidak memerlukan sabuk pengaman atau di antaranya tidak menyediakan jaket keselamatan dalam kapalnya, dan hindarilah yang tampaknya berbahaya.

8. Berhati-hatilah terhadap hewan. Mungkin buruk kedengarannya, jangan membelai hewan peliharaan. Gigitan dan cakaran hewan dapat menularkan rabies, dan vaksinasinya tidak tersedia di setiap negara.

9. Jika Anda jatuh sakit dan parah gejalanya, segera temui dokter. Kedutaan lokal dapat membantu merekomendasikan dokter yang mampu berbicara bahasamu, jika tersedia.

Tips Traveling Ketika Kembali ke Negara Asal

10. Periksa gejala sakit. Jika yang terjadi adalah demam dan mual, itu hal biasa setelah penerbangan panjang dan semestinya hilang dalam beberapa hari.

Namun, perhatikan gejalanya dengan serius. Konsultasikan dengan dokter ketika diare berlangsung lebih dari dua minggu atau ruam yang serius berlanjut.

11. Pergi ke dokter jika perlu. Sekitar 8 persen dari wisatawan terjangkit suatu penyakit begitu mereka pulang plesir dan mencari perawatan medis

Datangi klinik yang memiliki dokter spesialis yang mengerti kondisi orang pulang traveling. Mereka mungkin akan bertanya secara detail, jadi ingat-ingat apa yang Anda makan, di mana Anda tinggal dan kegiatan yang Anda lakukan di sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons