Istana Sakura di Blitar yang Mengagumkan

Populer Berita – Libur sekolah telah tiba. Kamu yang ada di Blitar yuk ke Istana Sakura ini. Banyak spot foto keren yang bisa kamu abadikan. Libur telah tiba, saatnya mencari destinasi wisata baru yang murah meriah dan tentunya instagramable.

Kalau ingin bergaya bak di negeri samurai, selfie dengan bunga sakura, nggak usah jauh-jauh pergi ke Jepang. Datang saja ke Dusun Kemloko, Desa Sidodadi, Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. Ada istana Sakura di tengah desa itu.

Pengelola wisata Istana Sakura, memenuhi semua kebutuhan kamu untuk tampil seperti memang liburan ke Jepang. Kawasan seluas 2 hektar ini dihiasi dan diubah menjadi spot cantik bernuansa Jepang. Memasuki Istana Jepang, pintu masuk bergaya oriental telah menyambut. Berjajar di kanan kiri lorong, bunga sakura berbagai warna.

Kamu akan diajak berjalan disepanjang lorong dengan dua Torii. Torii di Kuil Shinto, merupakan pembatas antara kawasan tempat tinggal manusia dengan kawasan suci. Selain itu, bangunan ini berfungsi sebagai pintu gerbang kuil.

Bentuk Torii berupa dua batang palang sejajar yang disangga dua batang tiang vertikal. Bangunan ini umumnya dicat dengan warna merah oranye menyala, dan kadang-kadang juga tidak dicat alias warna asli bahan bangunan. Di atas lorong itu, bergelantung lampion-lampion merah yang menambah ceria suasana.

Ide Membuat Istana Sakura Terinspirasi Dari Jalur Utama Kota Surabaya

Di bagian timur, ada juga spot Minka atau rumah tradisional Jepang. Di bagian atap Minka, terpasang foam yang dibentuk mirip salju meleleh. Indah banget kalau dipakai foto, dengan suasana musim dingin di Jepang.

Sang pemilik Istana Sakura, Harjito mengaku, konsep lokasi wisatanya ini terinspirasi saat ia di Surabaya. Di sepanjang jalur utama kota Pahlawan itu , pria 49 tahun ini sangat menikmati Bunga Tabebuya yang bermekaran.

Istana Sakura

Pemilik Istana Sakura mendapat Tabebuya dari kota Kediri sekitar 1 bulan lalu. Sementara menunggu bunga itu tumbuh berkembang, Harjito memasang ratusan replika Bunga Sakura. Replika itu terbuat dari plastik dan kain. Jadi nggak usah khawatir, replika sakura ini selalu bermekaran setiap saat Anda datang.

“Untuk sementara replika dulu yang kita pasang. Karena kalau Sakura beneran, nggak tumbuh bagus di sini. Biar bisa seperti di Jepang beneran, kami juga sewakan pakaian Kimono untuk laki dan perempuan, anak-anak juga ada,” imbuhnya.

Istana Sakura ini sebenarnya masih tahap uji coba. Mulai dibuka tanggal 9 Juni 2019 lalu, ternyata animo masyarakat sangat tinggi. Di luar ekspetasi, dalam sehari sampai 3.500 pengunjung datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons