Perayaan Cap Go Meh dan Tradisi Melempar Jeruk

Populerberita.com – Hari Valentine sudah berlalu tetapi untuk orang Penang, Malaysia, justru perayaan hari kasih sayang ini baru dimulai. Perayaan Cap Go Meh merupakan sebagai hari kasih sayangnya orang Tionghoa di sana.

Lupakan sementara sosmed Tinder, Badoo, Setipe atau aplikasi pencarian jodoh lain tetapi ambil jeruk mandarin. Pada hari Cap Go Meh Para perempuan di sekitar daerah Penang dan Desa Klang memakai jeruk mandarin untuk menemukan jodoh mereka.

Pada saat acara mereka menuliskan nama dan nomor kontak pada jeruk kemudian dilemparkan ke air. Tidal ada kriteria khusus apapun akan tetapi biasanya jeruk dilemparkan ke sungai atau laut.

Tradisi yang Kental Dengan Perayaan Cap Go Meh

Setelah itu para laki-laki yang berada di sekitarnya akan mengambil jeruk yang sudah diberi nama plus nomor telepon. Harapannya adalah informasi ini bisa jadi jalan pria dan wanita bertemu kemudian bisa berjodoh.

Tradisi ini berasal dari sebuah legenda kuno. Seorang dewa atau dewi cinta dari bulan akan mengikatkan benang merah takdir pada kaki para pasangan sehingga mereka akan bersama selamanya. Keyakinan ini terbawa hingga kini.

Akan tetapi tradisi lempar jeruk dahulu kala tidak ‘secanggih’ sekarang. Dahulu wanita melempar jeruk mandarin ke laut, sungai atau aliran air tanpa memberikan informasi apapun. Ada kepercayaan bahwa jika melempar jeruk mandarin akan mendatangkan pasangan hidup yang baik untuknya kelak.

Master dan ahli FengShui bernama Jessie Lee pun memberikan tips bagi para pencari jodoh di perayaan Cap Go Meh. Waktu terbaik untuk melempar jeruk pukul 17.00-23.00. Untuk yang bershio naga, bisa mengulang lemparan pada pukul 19.00-20.59. Tempat yang paling bagus untuk melempar jeruk adalah di danau dan juga pantai serta tempat umum lain agar ditemukan orang lain.

Lee menyarankan untuk membawa dua buah jeruk untuk dilempar. Lempar jeruk pertama dengan tubuh menghadap ke selatan atau searah dengan bintang kebahagiaan.

Sedangkan untuk jeruk yang satunya lagi menghadap ke arah terbaik sesuai shio. Untuk ketiga shio yakni babi, kambing dan kelinci sebaiknya melempar sambil menghadap ke arah utara. Sebaiknya wanita mengenakan busana yang mewakili elemen air semisal biru.

Shio macan, kuda dan anjing menghadap ke timur dengan mengenakan busana yang mewakili elemen kayu misalnya hijau. Untuk shiio ular, kerbau dan ayam ada baiknya menghadap selatan dengan busana berelemen api. Sedangkan untuk shio tikus, monyet dan shio naga bisa menghadap ke timur dengan busana yang mewakili elemen besi seperti putih, emas, dan perak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons