Aktor Singapura Tewas Saat Wajib Militer

Populerberita.com – Aktor Singapura Tewas usai terjepit artileri tank, aktor Singapura Aloysius Pang sempat sadarkan diri dan bahkan mengobrol dengan ibundanya. Pang dinyatakan meninggal dunia usai mengalami komplikasi setelah menjalani serentetan operasi di sebuah rumah sakit di Selandia Baru.

Pang yang berusia 28 tahun ini sedang ikut wajib militer (wamil) dan bertugas sebagai teknisi persenjataan pada Batalyon ke-268 Artileri Singapura. Insiden yang menewaskannya terjadi pada 19 Januari, saat dia ikut pelatihan tahunan militer Singapura bernama ‘Exercise Thunder Warrior’ di Waiouru Training Area, Selandia Baru.

Saat insiden terjadi, Pang sedang ditugaskan memperbaiki sebuah gun barrel yang rusak pada sebuah tank bernama Singapore Self-Propelled Howitzer (SSPH). Pang bertugas bersama seorang teknisi lainnya dan seorang komandan detasemen persenjataan.

Penyebab Aktor Singapura Tewas Saat Wamil

Dia sedang berada di kabin artileri howitzer, saat bagian gun barrel diturunkan ke posisi standby. Dalam posisi tersebut, seharusnya mereka segera menghindar karena ruang gerak kabin terlalu sempit. Namun Pang tidak berhasil menghindar dan tubuhnya terjepit antara bagian ujung gun barrel dengan bagian dalam kabin tank militer.

Dituturkan Komandan Tenaga Medis Militer Kolonel Dr Lo Hong Yee dalam pernyataannya, seperti dilansir Channel News Asia, Jumat (25/1/2019), Pang awalnya dirawat di lokasi oleh seorang dokter militer dari Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) dan timnya.

“Segera setelah insiden terjadi, sebenarnya, Aloysius sadarkan diri. Dia mampu berbicara dengan dokter juga tim medis yang merawatnya,” ujar Kolonel Dr Lo.

Usai menjalani perawat medis di lokasi, Pang kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Waikato yang merupakan pusat trauma setempat. Di rumah sakit itu, Pang menjalani tiga kali operasi. Setelah dua operasi pertama, Pang dalam kondisi stabil. Kepala Bedah Trauma dan Perawatan Akut pada Tan Tock Seng Hospital, Dr Leo Li Tserng, yang ikut merawat Pang menyebut aktor muda itu terbangun dan bernapas sendiri tanpa alat bantu pernapasan.

Kolonel Dr Lo menambahkan bahwa Pang juga sempat berbicara dengan ibundanya.

Namun, baik Dr Teo maupun tim dokter Selandia Baru telah memperkirakan adanya komplikasi usai operasi. “Anda tidak bisa merawat pasien yang terluka parah dan tidak mengharapkan itu … Jadi kami semacam sudah mengharapkan komplikasi. Mereka hanya tidak tahu kapan itu akan terjadi,” ucap Kolonel Dr Lo.

Penyelidikan Bagaimana Bisa Aktor Singapura Tewas

“Ketika dia (Pang-red) mulai memburuk, mereka tahu saat itulah komplikasi dimulai dan saat itulah operasi ketiga dilakukan, dan akhirnya dia mendapatkan alat penyokong kehidupan,” imbuhnya.

Pang dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (23/1) malam, sekitar pukul 20.45 waktu setempat. Laporan menyebut bagian paru-paru, jantung dan ginjal Pang mengalami cedera parah akibat insiden yang dialaminya pada 19 Januari itu.

Saat ini, jenazah Pang sedang dalam penerbangan ke Singapura. Pemulangan dilakukan setelah pihak keluarga meminta untuk tidak dilakukan autopsi post-mortem. Jenazah Pang dibawa meninggalkan Waikato Hospital pada Kamis (24/1) malam dan diterbangkan dari Bandara Auckland pada Jumat (25/1) waktu setempat.

Kementerian Pertahanan Singapura (MINDEF) menyatakan bahwa sebuah Komisi Penyelidikan (COI) yang independen akan menyelidiki lebih lanjut insiden yang menewaskan Pang tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons