Perempuan Arab Saudi Usai Dicerai Dapat Notifikasi

Populerberita.com – Perempuan Arab Saudi kini akan mendapatkan notifikasi lewat pesan singkat jika mereka telah resmi diceraikan. Itu adalah penerapan hukum baru di negara kerajaan tersebut yang didesain untuk melindungi mereka mendapati pernikahannya berakhir tiba-tiba tanpa sepengetahuan mereka.

Perempuan Saudi dikenakan berbagai macam peraturan yang menguntungkan kaum pria. Sebuah peraturan baru diberlakukan di Arab Saudi agar para perempuan Saudi mengetahui tentang perceraian mereka sendiri.

Selain mendapatkan notifikasi, perempuan di Arab pun bisa mengecek status perkawinan mereka pada situs Kementerian atau mengunjungi pengadilan terkait untuk mendapatkan salinan dokumen perceraian. Dan hukum baru tersebut akan berlaku semenjak akhir pekan lalu.

“Ini paling tidak para perempuan akan tahu apakah mereka diceraikan atau tidak. Ini memang sebuah langkah yang kecil, tetapi ini juga adalah sebuah langkah ke arah yang tepat,” sambung Suad.

Namun sambung Suad hal yang harus dibenahi lagi adalah mengenai tunjangan dan hak asuh anak bagi perempuan setelah diceraikan.

Para pegiat mengatakan poin utama tetap ada pada kebijakan perwalian Arab Saudi, di mana perempuan harus memiliki izin dari kerabat laki-laki untuk bekerja, bepergian, menikah, dan bahkan mendapatkan perawatan medis.

“Sistem perwalian pria adalah masalah inti dan harus dibongkar. Ini mengontrol wanita dalam setiap langkah kehidupan mereka. Penerapan ini mencekik wanita Saudi,” ujar Suad.

Hukum Baru Apakah Menguntungkan atau Merugikan Perempuan Arab Saudi?

Langkah baru ini disebut sebagai bagian dari reformasi ekonomi dan sosial yang dilakukan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman, seperti mengizinkan perempuan untuk menghadiri pertandingan sepakbola dan bekerja dalam pekerjaan yang biasanya diperuntukkan bagi pria.

Kebijakan ini akan memastikan perempuan sepenuhnya menyadari status pernikahan mereka dan dapat melindungi hak-haknya, salah satunya tunjangan.

Ada banyak hal yang belum dapat dilakukan perempuan Saudi tanpa izin dari wali laki-laki, biasanya suami, ayah, saudara laki-laki atau anak laki-laki.

Antara lain:

  • Mengajukan permohonan paspor
  • Bepergian ke luar negeri
  • Menikah
  • Membuka rekening bank
  • Memulai bisnis tertentu
  • Melakukan operasi elektif
  • Meninggalkan penjara

Sistem perwalian in berkontribusi menciptakan salah satu negara dengan ketidaksetaraan gender terbanyak di Timur Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons