Gubernur Jakarta Anies Baswedan Melakukan Salam 2 Jari

Populerberita.com – Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengacungkan salam dua jari saat menghadiri Konferensi Nasional Partai Gerindra, Senin (17/12/2018) kemarin, saat jam kerja. Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta mengingatkan aturan yang berlaku untuk kepala daerah bila ingin ikut kampanye.

Jufri tidak tahu apakah Anies berkampanye atau tidak. Namun aturan yang berlaku memang mengharuskan seorang kepala daerah untuk cuti apabila ingin ikut kampanye.

“Mengajukan cuti ke Kemendagri, kemudian tembusan suratnya disampaikan ke KPU dan Bawaslu, supaya kami tahu gubernurnya dalam keadaan cuti,” ujar Jufri.

Pasal 281 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu mengatur mekanisme aturan kampanye bagi kepala daerah, yakni harus menjalankan cuti di luar tanggungan negara.

Gubernur Jakarta Anies Baswedan Acungkan Salam Dua Jari di Konferensi Gerinda

Ada pula Pasal 36 dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pengunduran Diri dalam Pencalonan Anggota DPR, Anggota DPRD, Anggota DPD, Presiden, dan Wakil Presiden, Permintaan Izin dalam Pencalonan Presiden dan Wapres, serta Cuti dalam Kampanye Pemilu. Di situ diatur cuti satu hari kerja dalam satu pekan pada masa kampanye Pemilu.

PKPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum juga mengatur hal tersebut. Pasal 62 ayat (1) mengatur bila kepala daerah melaksanakan kampanye dalam waktu bersamaan. Tugas pemerintah sehari-hari dilaksanakan oleh sekretaris daerah.

Anies Baswedan - Gubernur DKI Jakarta
Anies Baswedan – Gubernur DKI Jakarta

Sebelumnya Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono menyoroti Anies yang hadir di acara Gerindra dan mengacungkan salam dua jari. “Bawaslu sebetulnya tidak harus menunggu laporan harus proaktif. Saya yakin Bawaslu sudah tahu,” kata Gembong.

Adapun relawan pro-Jokowi yakni Garda Nasional untuk Rakyat atau GNR menyebutkan Anies melanggar UU Pemilu. GNR akan melaporkan Anies ke Bawaslu atas dugaan kampanye capres-cawapres pada hari kerja.

Sebelumnya juga keluar pendapat dari Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Abdul Ghoni menilai Gubernur Jakarta Anies Baswedan selalu saja salah di mata PDIP dan partai-partai yang tak mengusung Anies. Padahal Anies hadir di acara Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul, Senin (17/12) kemarin karena diundang. Kalau tidak diundang, Anies tidak akan hadir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons